Teori konspirasi selalu bisa dijumpai pada semua budaya Amerika pasca perang. Dari novel Pascamodernisme sampai The X File dan dari Rap Ganda sampai Polemik Feminis selalu ada nuansa kecurigaan yang menyebar di mana kekuatan jahat berkonspirasi untuk menentukan nasib bangsa kita, jiwa kita, bahkan raga kita. Penjelasan konspirasi tidak lagi bisa ditolak sebagai delusi paranoid kegilaan kanan-jauh (far-right crackpots). Penjelasan-penjelasan itu menjadi jawaban penting bagi dunia yang semakin penuh risiko dan mengglobal di mana segala sesuatu saling berhubungan, tetapi tidak ada yang berarti.