Cak Dlahom adalah seorang duda tua yang tinggal di sebuah gubuk kecil yang berada di sebelah kandang kambing Pak Lurah. Banyak warga sekitar yang menganggapnya dia tidak waras, padahal sebenarnya tidak. Dia memiliki ilmu agama yang cukup tinggi, tetapi tindakannya dalam memahami permasalahan ibadah sangat berbeda dengan orang-orang pada umumnya.
Sering kali aksi Cak Dlahom sering membuat warga kampungnya geger. Suatu ketika ia berlari kesana kemari tanpa sehelai kain, selain itu ia pernah menyumbangkan tanah kuburan dengan diangkutnya sendiri kepada panitia pembangunan masjid. Tingkah lain nya dimana dia membawa obor di tangannya dan berlari mondar mandir di depan masjid.