Temukan jendela dunia melalui ribuan koleksi buku kami yang siap menemani perjalanan belajar Anda.
Di era yang serba cepat, kita sering kali terjebak dalam siklus kerja tanpa henti yang justru menghambat produktivitas dan membahayakan kesejahteraan. Slow Productivity karya Cal Newport menawarkan perspektif baru tentang bagaimana kita bisa tetap produktif tanpa harus mengalami kelelahan ekstrem atau burnout.
Buku ini adalah berita baik bagi Anda para penulis, apalagi jika Anda sedang ingin memulai menulis novel. Save the Cat! Writes a Novel tidak mewajibkan Anda untuk mengikuti sebuah formula yang kaku dalam menulis cerita—yang dilakukannya adalah membantu Anda memahami pola yang ditemukan dalam banyak novel hebat sepanjang masa dan memastikan novel Anda akan memiliki struktur cerita yang padat seperti dalam novel-novel tersebut.
Bagaimana perasaanmu jika harus membunuh gajah kesayanganmu? Bagaimana jadinya jika pelaku kekerasan seksual tak diadili hanya karena ia pemimpin sekte akhir zaman yang memiliki kesaktian? Apa rasanya jika kau terus mencintai orang yang sudi menjualmu, tega melukaimu, dan merampas hasil karyamu dalam lingkaran takdir tak berkesudahan? Apa yang harus kau lakukan jika orang yang kau sayang mendapat kekerasan berulang dari pasangan, tetapi ia tetap tak ingin meninggalkannya? Lantas, mengapa ibu mencabuti sayap kupu-kupu? Akhir sang Gajah di Bukit Kupu-Kupu karya Sasti Gotama menyajikan dua puluh cerita yang akan membuat pembaca mempertanyakan ulang apa artinya menjadi manusia. Dengan gaya penceritaan yang memikat, Sasti mengajak pembaca tertawa getir dan menangis ketika mengikuti pelbagai pengalaman manusia.
Sekolah tanpa mata pelajaran, tanpa guru, dan tanpa seragam, terasa aneh, kan? Sejak kecil kita banyak mengenal sekolah konvensional dengan atribut seragam sekolah, gedung, mata pelajaran, dan tata tertib yang tidak bisa dipisahkan citranya. Citra pendidikan semacam itu membuat sepasang suami-istri di sebuah pelosok desa mencoba untuk menerobos batas-batas, keluar dari sistem, dan membangun peradaban baru. Seperti judul bukunya, sekolah apa ini? “SALAM” begitulah namanya
Sembilan belas naskah yang berada di tangan Anda adalah sehimpun reportase Rusdi Mathari. Naskah ini disajikan secara mendalam, menarik, dan juga menggelitik. Pembaca akan dibawa oleh Rusdi Mathari untuk menjelajahi reportase dari beragam kisah. Mengetahui kisah orang-orang yang berjuang melawan penyakit AIDS, orang-orang tua yang menghabiskan hidup di panti, dan sekelumit kehidupan pasar. Menelisik kehidupan masyarakat Aceh pasca-Tsunami dan pembalakan hutan di Kalimantan. Membaca catatan beragam peristiwa hukum dan kriminal, hingga ketidakadilan yang dialami sebagian kelompok di Jawa Timur. Dalam buku ini, Cak Rusdi memaparkan dari mana akar konflik bermula hingga bagaimana konflik tersebut berkembang karena persoalan keluarga yang dibawa pada perbedaan pandangan tentang agama, hingga makin memanas karena adanya bumbu-bumbu penggiringan opini maupun isu kepentingan politik. Membaca buku ini mengajak para pembaca untuk menengok kembali persoalan hukum dalam negeri ini yang masih belum menemui keadilan seperti peristiwa terbunuhnya Munir. Buku ini juga menjelaskan tentang bagaimana pelanggaran HAM masih selalu relevan untuk dibahas.
Kumpulan esai kehidupan santri di pesantren yang syarat nilai-nilai kehidupan dan disertai dengan kisah-kisah santri yang mengelitik.
Agama memiliki kekuatan untuk mengubah manusia langsung dari tatanan batin mereka. Demikian pula agama Islam. Salah satu perubahan yang dapat Islam berikan adalah perubahan paradigma: Umat bisa belajar memandang dunia secara ekosentris, yakni pandangan yang tidak mengecilkan alam dan tidak memberi hak pada manusia untuk merusak alam, baik secara sadar atau tidak sadar.
Cak Dlahom adalah seorang duda tua yang tinggal di sebuah gubuk kecil yang berada di sebelah kandang kambing Pak Lurah. Banyak warga sekitar yang menganggapnya dia tidak waras, padahal sebenarnya tidak. Dia memiliki ilmu agama yang cukup tinggi, tetapi tindakannya dalam memahami permasalahan ibadah sangat berbeda dengan orang-orang pada umumnya. Sering kali aksi Cak Dlahom sering membuat warga kampungnya geger. Suatu ketika ia berlari kesana kemari tanpa sehelai kain, selain itu ia pernah menyumbangkan tanah kuburan dengan diangkutnya sendiri kepada panitia pembangunan masjid. Tingkah lain nya dimana dia membawa obor di tangannya dan berlari mondar mandir di depan masjid.
Kamu mungkin merasa takut sekaligus malu ketika pertama kali mengalami menstruasi. Takut karena ini adalah pengalaman “asing” yang akan terus datang di bulan-bulan berikutnya. Malu karena semua orang menganggap menstruasi adalah hal “kotor” sehingga kamu harus menyembunyikannya baik-baik. Padahal, menstruasi adalah pengalaman yang unik dan patut dirayakan. Menstruasi bukan pengalaman memalukan, apalagi “kotor” hingga kamu harus menyembunyikannya. Menstruasi adalah penanda bahwa kamu mulai tumbuh dewasa sehingga kamu harus percaya diri menghadapinya.